Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor : M/1/HK.04/IV/2022 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2022 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan

THR HARUS DIBAYAR KONTAN

Menaker Ida Menegaskan Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun ini harus dibayar secara kontan tidak boleh dicicil.

“THR itu hak pekerja dan kewajiban pengusaha. di tahun ini, karena situasi ekonomi sudah lebih baik, kami kembalikan besaran THR kepada aturan semula, yaitu 1 bulan gaji bagi yang sudah bekerja mibimal 12 bulan. bagi yang kurang dari 12 bulan, ya dihitung secara proporsional. Tanpa dicicil, alias kontan, “tutur ida melansir laman Kemnaker, Minnggu (10/04/2022).

PEKERJA YANG BERHAK TERIMA THR

Ida juga menjelaskan bahwa surat edaran itu telah dijelaskan status pekerja yang berhak menerima THR, termasuk pekerja yang berstatus PKWT, PKWTT, Buruh harian, Pekerja rumah tangga, Pekerja Outsourcing, Tenaga Honorer, dan lain sebaginya.

“Pekerja kontrak, outsourcing, tenaga honorer, buruh harian lepas di kebun-kebun, supir bahkan Pekerja Rumah Tangga alias PRT berhak atas THR. Jadi jangan disempitkan cakupan penerimanya.” paparnya

Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2022 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan