SELEKSI NASIONAL (SELEKNAS) CALON KOMPETITOR ASEAN SKILLS COMPETITION (ASC)
28 Agustus 2019, 13:43:35 Operator Web Disnaker

Share to Facebook

SELEKSI NASIONAL (SELEKNAS) CALON KOMPETITOR ASEAN SKILLS COMPETITION (ASC)

Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) Calon Kompetitor ASEAN Skills Competition (ASC) atau Kompetisi Keterampilan Tingkat ASEAN ke – XIII Tahun 2019. Acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian Ketenagakerjaan Sri Retno Isnaningsih, SH.M.SI di Universitas BINUS, Jakarta Barat, Senin 19-23 Agustus 2019.

Seleknas Calon Kompetitor ASC ini dilaksanakan pada tanggal 23 s.d. 2 Agustus 2019 di 10 lokasi, antara lain BBPLK Bekasi, BBPLK Bandung, BBPLK Semarang, BBPLK Serang, Hotel Horison Ultima Bekasi, Puspita Martha Beauty International School Jakarta, Universitas Bina Nusantara Jakarta, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Jakarta, dan Akademi dan Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) Karawang, serta SMKN 1 Batam.

Seleknas ini diikuti oleh 300 (tiga ratus) orang yang terdiri dari para juara Seleksi Daerah (Selekda) dari berbagai provinsi di Indonesia yang berhasil melampaui passing grade, Juara Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan perwakilan dari industri. Adapun Seleknas ini bertujuan untuk memilih 3 (tiga) calon kompetitor terbaik pada kejuruan individu dan 2 (dua) tim terbaik pada kejuruan beregu/tim yang selanjutnya akan diikutsertakan pada pemusatan latihan (Training Centre/TC) di lembaga pendidikan dan pelatihan yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Sri Retno Isnaningsih, SH.M.SI meminta agar penyiapan keikutsertaan Indonesia pada ASC ke- XIII Tahun 2020 harus dilaksanakan secara profesional dan didukung oleh banyak pihak. “Pihak-pihak seperti pemerintah daerah sangat diharapkan partisipasinya pada tahap seleksi di tingkat daerah; industri dan lembaga pelatihan maupun pendidikan sangat diharapkan dukungannya pada tahap seleksi maupun pemusatan pelatihan,.

Sri Retno Isnaningsih, SH.M.SI berpesan ke depannya agar pemerintah daerah diharapkan dapat lebih meningkatkan perannya, baik dalam pendanaan maupun upaya pencarian calon kompetitor tingkat provinsi yang lebih berkualitas, dan juga industri yang belum berpartisipasi diharapkan dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini nantinya.

ASC adalah platform yang sangat baik untuk menginspirasi kaum muda Indonesia untuk terus menerus meningkatkan wawasan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap kerja (attitude) yang diperlukan dalam dunia kerja, seperti berkemauan keras, mampu beradaptasi, serta optimisme tinggi. ASC juga merupakan platform yang baik untuk melatih kemampuan berinovasi dan bekerja dengan akurasi serta kecepatan yang tinggi.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) Calon Kompetitor ASEAN Skills Competition (ASC) XIII. Seleknas melahirkan tiga calon kompetitor terbaik pada kejuruan individu dan dua tim terbaik pada kejuruan beregu.Selanjutnya, para calon kompetitor akan mengikuti serangkaian tahap seleksi lanjutan untuk dapat mengikuti ASC ke-XIII Tahun 2020 di Singapura. Sekretaris Jenderal Kemenaker Khairul Anwar berharap para calon kompetitor yang kelak engikuti ASC dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. "Kalau dari hasil yang telah kita peroleh selama ini, Indonesia itu tidak kalah dengan negara-negara lain, khususnya di lingkungan regional ASEAN. Kita menjuarai. Kalau tidak juara satu, ya juara dua. Mudah-mudahan nanti kita rebut kembali juara umumdalam acara Penutupan Seleksi Nasional Calon Kompetitor ASC XIII, di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bekasi,JawaBarat, Jumat, 23Agustus2019.

ASC merupakan kompetisi keterampilan di lingkup ASEAN yang diselenggarakan dua tahun sekali. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama pelatihan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan vokasi, serta meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja muda di kawasan ASEAN.

Keikutsertaan Indonesia pada ajang ASC telah menorehkan berbagai prestasi gemilang. Terakhir, pada ASC 2018 di Bangkok, Thailand, misalnya. Indonesia meraih 13 emas, 6 perak, 8 perunggu, dan 7 diploma.

"Oleh karena itu, prestasi Indonesia dalam ASC ini harus terus diperjuangkan. Ini bukti bahwa Indonesia tidak kalah dangan negara lain. Standar kompetisi dan penilaian yang diterapkan dalam perhelatan ASC sudah sesuai dengan standar regional dan internasional. Oleh karenanya, keikutsertaan Indonesia pada ajang tersebut akan turut mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalitas SDM Indonesia.

"Apabila standar-standar ini nanti diterapkan di lembaga-lembaga pelatihan, kita yakin akan menghasilkan anak-anak yang betul-betul kompetensinya bisa dipertanggungjawabkan,Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker Bambang Satrio Lelono menambahkan, Seleknas Calon Kompetitor ASC XIII terdiri atas 20 kejuruan. Kompetisi dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti 300 orang peserta

Ia pun optimis, kompetitor Indonesia akan mampu mengharumkan nama bangsa dan negara. Meskipun ia mengingatkan, negara lain juga sudah menyiapkan sebaik mungkin para kompetitornya untuk mengikuti kompetisi keterampilan se-ASEAN ini.

“Biasanya setiap kompetisi seperti ASC ini, saingan terberat itu tuan rumah. Namun Indonesia kuat di bidang seperti beauty therapy, rumpun IT, mobile robotics, mechatronics, web design. Pokoknya yang berkaitan dengan IT lah biasanya kita unggul.

Adapun perwakilan dari Kalimantan Barat yang lolos ke tingkat SELEKNAS ada tiga kejuruan dan hasil perolehan juara sebagai berikut :

- REFRIGENERATION AND AIR CONDITIONING IRFAN MAULANA (PERINGKAT 10 DARI 15 PESERTA)
- IT SOFTWARE SOLUTION FOR BUSINES HANSEN ARTAJAYA (JUARA 3)
- WEB TECHNOLOGIES MELVIN (JUARA 2)

Adapun yang berhak mengikuti tahap berikutnya adalah peserta juara 1 s/d 3 .

Selanjutnya, para pemenang Seleknas akan mengikuti Pelatihan Character Building, yaitu pada tanggal 29 -31 Agustus 2019.
Pelatihan Bahasa Inggris, yaitu pada tanggal 1 - 30 September Tahun 2019,
Pusat Pelatihan Tahap I , pada Tanggal 1 oktober s/d 31 Desember Tahun 2019.
Pusat Pelatihan Tahap II, yaitu pada bulan Januari s/d Juli Tahun 2020.
serta Seleksi Akhir yang akan menyaring 3 calon kompetitor menjadi 2 dan menyaring 2 tim menjadi 1 tim untuk mewakili Indonesia pada ASC XIIII yang akan berlangsung bulan Juli tahun 2020 di Singapura.